Home Teknologi Game Developer Cilik, Solusi Anak Tak Lagi Kecanduan Game

Game Developer Cilik, Solusi Anak Tak Lagi Kecanduan Game

Game Developer Cilik, Menjadikan Anak Tak Lagi Kecanduan Game
0 Shares

Bermain game menjadi salah satu aktivitas yang tak lepas dari anak – anak saat ini. Perkembangan teknologi yang sangat masif dan kebutuhan akan smartphone menjadikan setiap anak pasti lebih tertarik untuk bermain game. Aktivitas bermain game terutama di smartphone sudah menjadi hal yang mengisi aktivitas anak setiap harinya di segala usia. Anak – anak modern sekarang bahkan lebih senang bermain game sendiri dibandingkan melakukan aktivitas bersama teman – temannya.

Kebiasaan bermain game tersebut memicu munculnya kondisi psikis di mana anak akan kecanduan. Kondisi kecanduan game muncul seiring dengan seringnya anak bermain game bahkan keadaan tersebut terjadi akibat kesengajaan dari orang tua. Banyak orang tua yang ingin mendiamkan anak dengan cara bermain game atau bahkan anak meniru kebiasaan orang tuanya untuk bermain smartphone terlalu sering.

Kecanduan game dianggap sebagai salah satu gangguan perilaku dan mental di mana anak akan mempunyai dorongan kuat untuk terus bermain game dan melupakan aktivitas lainnya. Kondisi kecanduan tersebut diawali dengan munculnya beberapa gejala seperti keinginan bermain game lebih tinggi, mudah murung atau stres dan marah saat bermain game, memilik kebiasaan berbohong, serta aktivitasnya lebih banyak digunakan main game.

Dampak Buruk Kecanduan Game Pada Anak

Kondisi kecanduan game pada anak tentu menjadi hal yang harusnya diperhatikan oleh setiap orang tua. Adanya keadaan anak yang mengalami kecanduan terhadap game tersebut dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kehidupan bahkan masa depannya. Ada beberapa dampak yang perlu anda waspadai sebagai orang tua ketika anak mulai muncul gejala kecanduan game seperti dijelaskan di bawah ini.

Perubahan perilaku dan kebiasaan

Dampak buruk pertama yang muncul dari kondisi anak kecanduan game adalah terjadinya perubahan perilaku dan kebiasaan pada anak. Emosi yang tidak terkontrol muncul dari anak yang kecanduan game sehingga sering kali mudah marah bahkan mudah menangis. Anak yang kecanduan game sering kali bersikap agresif dan sulit untuk diatur. Perilaku anti sosial juga muncul sebagai dampak buruk kecanduan game.

Gangguan terhadap fungsi otak

Kondisi yang lebih diwaspadai oleh orang tua adalah munculnya peluang gangguan terhadap fungsi otak anak yang kecanduan game. Struktur dan fungsi otak dapat mengalami gangguan pada anak dengan kecanduan game. Kehilangan kemampuan otak dalam beberapa hal seperti fungsi atensi (memusatkan perhatian), fungsi eksekutif (membuat perencanaan dan melakukan tindakan), dan fungsi inhibisi (membatasi diri) menjadi kondisi gangguan pada fungsi otak akibat kecanduan game.

Menurunkan konsenstrasi anak

Dengan meningkatnya eksposur dan waktu screening anak dalam bermain game, maka pikiran anak cenderung akan terpecah ketika sedang mengerjakan aktivitas lainnya seperti mengerjakan tugas sekolah, serta tugas-tugas lainya di rumah.

Menjadikan Anak Sebagai Game Developer Cilik Jadi Alternatif Terbaik

Dengan dampak yang tidak main – main tersebut tentu orang tua harus mulai sadar dan peduli akan bahaya dari kecanduan game. Anda sebagai orang tua harus mulai berpikir menemukan cara terbaik untuk dapat mencegah anak mengalami kondisi kecanduan game. Melarang anak bermain game secara terpaksa bukan cara paling baik dalam mengatasi dan mencegah kecanduan game karena pasti akan muncul pemberontakan dari anak.

Anda beberapa alternatif cara yang dapat anda lakukan sebagai orang tua untuk mengatasi dan mencegah anak mengalami kecanduan game salah satunya dengan memberikan aktivitas baru. Bentuk aktivitas baru yang lebih menarik tersebut memberikan dampak positif bagi anak untuk tidak lagi bermain game. Salah satu aktivitas yang menarik saat ini adalah menjadikan anak sebagai seorang game developer.

Kondisi tersebut memberikan kesempatan anak untuk tidak lagi kecanduan dalam bermain game dan menjadikannya dapat berpikir positif bahkan lebih kreatif. Game developer merupakan aktivitas untuk membuat sebuah game sesuai dengan keinginan anak. Anda perlu mencoba untuk mengenalkan aktivitas game developer ini agar anak mulai tertarik dan dapat menjadi hobi baru yang lebih bermanfaat.

Cara Menjadikan Anak Sebagai Game Developer

Menjadikan anak sebagai game developer cilik tentu tidak mudah dan butuh usaha terutama ketika orang tua sendiri tidak punya pemahaman terhadap pemrograman. Di era yang serba mudah mencari informasi sekarang ini, anda sebagai orang tua dapat mulai mengenalkan anak terhadap aktivitas pemrograman. Ada berbagai kursus dan layanan pelatihan game developer cilik saat ini yang banyak ditawarkan.

Mendaftarkan anak ke lembaga kursus programing jadi jalan yang tepat untuk menjadikannya sebagai seorang game developer cilik. Kondisi tersebut mungkin kadang belum menjadi solusi yang tepat untuk beberapa kondisi keluarga tertentu terutama karena adanya biaya kursus sebagai konsekuensi untuk belajar membuat game. Anda dapat memperkenalkan aktivitas membuat game dengan beberapa aplikasi gratis seperti :

GameSalad

Aplikasi yang bisa digunakan dalam smartphone Android ini menjadi salah satu cara anda untuk memperkenalkan pembuatan game pada anak secara mudah. Keunggulan aplikasi ini adalah mudah digunakan dan bisa membuat game tanpa perlu memikirkan coding atau bahasa pemrograman yang perlu waktu untuk dipelajari.  Dengan metode drag and drop yang sangat simpel memberikan pembelajaran mudah dalam membuat game bagi anak anda.

GameMaker

Selain GameSalah, aplikasi lain yang mirip dan dapat digunakan untuk belajar membuat game secara gratis adalah GameMaker. Sama seperti aplikasi sebelumnya, anak bisa belajar dengan bimbingan orang tua untuk membuat game secara mudah dan bisa dilakukan tanpa coding. Aplikasi ini terbilang lengkap dengan beberapa toolset menarik dimana akan mendukung Anda dan anak membuat game interaktif serta menarik.

Roblox

Aplikasi ini ditujukan untuk meningkatkan kreativitas anak karena lebih menitikberatkan pada implementasi ide anak ke dalam dunia game secara tampilan desain dan logika program. Aplikasi ini lebih dikhususkan untuk anak umur 10 tahun ke atas dan dapat diakses baik melalui komputer dan mobile device atau smartphone.

Kecanduan akan game merupakan salah satu kondisi yang sudah seharusnya dipikirkan cara mengatasi dan mencegahnya agar tidak terjadi pada anak. Menjadikan anak sebagai game developer cilik merupakan salah satu cara inovatif dan positif agar kesukaannya dengan game tidak menjadikan kecanduan tapi menyebabkannya menjadi sosok lebih kreatif dan punya kegiatan bermanfaat dari pada sekedar bermain game.

Semoga artikel ini dapat menjadi solusi yang baik bagi kondisi anak di masa kini yang lebih tertarik pada dunia game. Jika masukan aplikasi game developer untuk anak yang Anda tahu, silakan berikan pada kotak komentar.

0 Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here